12-17 Agustus 2017

Jelajah Sepeda Flores

12-17 Agustus 2017

Jelajah Sepeda Flores

12-17 Agustus 2017

Jelajah Sepeda Flores

12-17 Agustus 2017

Jelajah Sepeda Flores

Menikmati Jalur Sejuta Kelokan dan Tanjakan

Tidak keliru jika Antropolog Orinbao (1969) menyebut nama asli Pulau Flores adalah Nusa Nipa atau Pulau Ular. Kalau menggunakan jalan darat dari Labuan Bajo di ujung barat hingga Larantuka di wilayah timur, atau sebaliknya sejauh kurang lebih 750 kilometer akan melewati sejuta kelokan menyerupai liukan ular. Kelokan demi kelokan yang diselingi dengan tanjakan-tanjakan dan turunan tajam di Pulau Flores telah memberikan kesan mendalam bagi Dahlan Iskan saat menggunakan mobil dari Ruteng hingga Maumere pada Oktober 2010.‚ÄĚKalau di Sumatera Barat punya kelok sembilan nan mengular, dan Sulawesi Tengah punya jurang kebun kopi nan curam, Flores punya dua-duanya. Rasanya inilah jalan dengan kelokan terbanyak yang pernah saya lewati sepanjang hidup saya. Itu pula sebabnya mengapa perjalanan darat yang tidak sampai 600 km ini menghabiskan waktu dua hari suntuk. Menyusuri jalur darat Pulau Ular itu memang benar-benar mengular. Dalam posisi yang memanjang ini, Nusa Nipa dan juga Timor sesungguhnya menyimpan beragam keunikan.

This slideshow requires JavaScript.

Rute Jelajah Sepeda Flores

12 Agustus 2017. Maumere-Kelimutu 107 Km 13 Agustus 2017. Kelimutu-Riung 177 Km 14 Agustus 2017. Riung-Bajawa 72 Km 15 Agustus 2017. Bajawa-Ruteng 148 Km 16 Agustus 2017. Ruteng-Wae Rebo 85 Km 17 Agustus 2017. Wae Rebo-Labuan Bajo 111 Km.

Pertanyaan yang sering diajukan

Peserta

    Setiap orang bisa menjadi peserta Jelajah Sepeda Flores dengan syarat:

  1. Berbadan sehat, tidak memiliki penyakit yang membahayakan untuk bersepeda sejauh minimal 135 kilometer per hari.
  2. Pelanggaran atas ketentuan ini membebaskan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores dari kewajiban untuk menanggung perawatan dan pengobatan atas resiko yang timbul akibat penyakit atau gangguan kesehatan, yang sudah diderita peserta sebelum mengikuti Jelajah Sepeda Flores 2017.
  3. Peserta Jelajah Sepeda Flores 2017 harus berusia minimal 17 tahun.
  4. Peserta memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta yang ditentukan dalam pedoman ini.

Pendaftaran dan Biaya

  1. Setiap peserta harus mengisi formulir pendaftaran secara online melalui komp.as/jelajahflores2017 dan melengkapi data-data yang diminta, sebelum mengikuti Jelajah Sepeda Flores 2017.
  2. Setelah mendaftarkan diri, setiap peserta harus membayar biaya partisipasi.
  3. Biaya partisipasi meliputi biaya manajemen bersepeda, biaya akomodasi dan biaya konsumsi selama perjalanan bersepeda Jelajah Sepeda Flores berlangsung.
  4. Segala biaya yang keluar untuk datang dan hadir di titik start atau setelah jelajah berakhir, tidak ditanggung oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.
  5. Peserta tidak bisa menentukan sendiri jalur yang akan ditempuh dan tidak bisa memilih jalur mana yang dia akan ikuti selama Jelajah Sepeda Flores berlangsung.

Kecepatan Bersepeda dan Dukungan Logistik

  1. Jelajah Sepeda Flores bukan lomba. Namun bagaimana pun untuk mengikuti acara perjalanan bersepeda jarak jauh ini, setiap peserta harus menyelesaikan dan sampai di garis finish dalam waktu yang ditentukan oleh panduan ini. Untuk seluruh perjalanan, kecepatan maksimum yang ditentukan adalah 25 kilometer per jam.
  2. Setiap peserta akan mendapatkan dukungan logistik berupa makanan, minuman, buah dan makanan tambahan, dari penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.
  3. Peserta tidak boleh mendapatkan dukungan logistik dari luar selama perjalanan, baik dari kendaraan lain, toko lokal atau penduduk atau orang lain yang melintas selama perjalanan.

Sepeda dan Peralatan

  1. Peserta dapat menggunakan sepeda tipe apa pun (Mountain Bike/Road Bike/Hybrid) selama perjalanan, dengan catatan tidak berganti-ganti sepeda tanpa sepengetahuan dan seizin penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.
  2. Peserta hanya diperkenankan mengikuti Jelajah Sepeda Flores dengan menggunakan tenaga manusia, tidak menggunakan motor atau mesin penggerak lain.
  3. Setiap peserta harus menyesuaikan diri dengan peraturan umum yang berlaku untuk berkendara di jalan raya.

    Selama perjalanan setiap peserta harus melengkapi sepedanya dengan:

  1. Lampu depan dan lampu belakang yang independen, sesuai dengan peraturan berkendara di jalan raya.
  2. Reflektor merah untuk lampu belakang sesuai dengan peraturan berkendara di jalan raya.
  3. Menempelkan stiker atau tanda untuk sepeda yang diberikan oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.
  4. Setiap peserta harus memiliki suku cadang dan peralatan yang dibutuhkan untuk sepedanya sendiri untuk menjamin kelancaran keikutsertaannya dalam Jelajah Sepeda Flores. Suku cadang tersebut dititipkan kepada teknisi di kendaraan teknisi yang akan mengikuti seluruh acara jelajah, atau dapat dibawa sendiri selama tidak mengganggu dan kenyaman bersepeda.
  5. Setiap peserta tidak diperkenankan membawa kendaraan pendukung sendiri di sepanjang rute atau etape penyelenggaraan Jelajah Sepeda Flores.
  6. Selama bersepeda di seluruh etape, peserta wajib menggunakan jersey yang diberikan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores sesuai jadwal yang ditentukan.

Jalur Perjalanan

  1. Jalur perjalanan bersepeda yang harus ditempuh peserta ditentukan dalam rute dan/atau catatan yang ditentukan berdasarkan peta etape yang diterbitkan Jelajah Sepeda Flores.
  2. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores bisa mengubah jalur dan rute, memperpendek dan/atau memperpanjang jarak tempuh, sebelum atau selama jelajah sepeda berlangsung, jika dibutuhkan untuk alasan keamanan dan keselamatan atau situasi tertentu yang tidak memungkinkan menggunakan jalur yang ditetapkan.
  3. Semua peserta harus mengikuti rute yang ditentukan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores. Jika peserta meninggalkan rute, dia harus kembali ke rute jelajah di titik yang sama, ketika dia meninggalkan rute dan harus meneruskan perjalanan sesuai dengan rute yang ditentukan untuk setiap etape.
  4. Peserta yang tidak mampu mengikuti rute yang ditentukan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores akan dievakuasi.

Ketentuan di Setiap Etape

  1. Semua rute dan jalur selama perjalanan Jelajah Sepeda Flores akan ditempuh oleh seluruh peserta secara bersama-sama, baik di titik start, titik regrouping, titik istirahat maupun titik finish dan/atau akhir perjalanan.
  2. Titik start adalah titik dimana semua peserta akan memulai rute jelajah. Titik start akan ditentukan oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores, untuk setiap etape.
  3. Titik regrouping ditentukan setiap 30 kilometer atau di titik lain yang dianggap perlu oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores, untuk menjamin seluruh peserta bisa bersepeda secara bersama-sama.
  4. Titik istirahat ditentukan setiap 60 kilometer atau di titik lain yang dianggap perlu oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores. Di titik istirahat, seluruh peserta akan disediakan makan siang dan istirahat selama maksimal 45 menit.
  5. Setiap peserta dilarang keras bersepeda mendahului road captain yang akan selalu berada di barisan terdepan peserta.
  6. Setiap peserta dilarang keras bersepeda di belakang tim penyapu, yang akan selalu berada di barisan paling belakang dari seluruh peserta.
  7. Peserta yang bersepeda di belakang tim penyapu akan dievakuasi dan diperkenankan meneruskan perjalanan jika cukup kuat untuk selalu berada dalam rombongan seluruh peserta.
  8. Peserta tidak diperkenankan meneruskan satu etape jelajah, atau didiskualifikasi, jika dianggap tidak mampu oleh tim medis yang disediakan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.
  9. Peserta yang sudah didiskualifikasi untuk satu etape, diizinkan untuk mengikuti etape berikutnya, jika mendapat rekomendasi dari tim medis yang disediakan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.

Perilaku di Perjalanan

  1. Peserta tidak boleh digantikan oleh orang lain, selama jelajah Jelajah Sepeda Flores berlangsung.
  2. Peserta harus mematuhi peraturan berkendaran di jalan raya. Jika kondisi jalan tidak memungkinkan peserta untuk mematuhi aturan berkendara di jalan raya, peserta harus sebisa mungkin melakukan hal-hal yang diperlukan untuk tetap berperilaku wajar dan tidak membahayakan peserta lain maupun pengguna jalan lain.
  3. Setiap peserta harus bersepeda sendiri atau dengan bantuan peserta lain selama perjalanan. Peserta boleh mendorong atau didorong peserta lain selama perjalanan. Peserta boleh didorong oleh tim pendukung yang disediakan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores, tapi tidak boleh didorong oleh pesepeda lain yang tidak menjadi peserta Jelajah Sepeda Flores.
  4. Peserta harus memenuhi dan menyanggupi segala permintaan yang masuk akal dari penyelenggara Jelajah Sepeda Flores, berkaitan dengan perjalan bersepeda dan pendukung acara Jelajah Sepeda Flores.
  5. Peserta harus bersepeda secara santun, sportif dan tidak membahayakan peserta lain selama jelajah berlangsung.
  6. Peserta tidak diperkenankan melakukan perilaku tercela dan merusak reputasi Jelajah Sepeda Flores.
  7. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores bisa melakukan pengujian bersepeda terhadap semua peserta, jika merasa peserta tidak memiliki ketrampilan sepeda yang dibutuhkan untuk jelajah ini atau merasa peserta tidak kompeten untuk mengikuti satu etape atau seluruh etape jelajah.
  8. Peserta diwajibkan mengikuti acara pembukaan dan penutupan serta acara lain yang digelar oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores selama jelajah berlangsung. Peserta yang melakukan kelalaian ini tidak akan mendapatkan piagam/sertifikat dan medali dari penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.

Diskualifikasi

  1. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores bisa mediskualifikasi setiap peserta yang melakukan pelanggaran atas pedoman atau pelanggaran aturan hukum yang berlaku. Peserta bisa didiskualifikasi kapan saja, sebelum, selama atau setiap waktu selama acara jelajah berlangsung. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores tidak lagi memberikan dukungan yang dibutuhkan terhadap peserta yang telah mendapat diskualifikasi.
  2. Peserta bisa didiskualifikasi, jika karena penyelenggara Jelajah Sepeda Flores menilai perilaku atau cara bersepedanya telah membahayakan dirinya sendiri, peserta lain atau pengguna jalan lainnya.


    Kehilangan dan Klaim

  1. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores tidak bertanggung jawab atas segala kehilangan harta benda peserta yang terjadi selama jelajah berlangsung. Penyelenggara Jelajah Sepeda Flores tidak bertanggung jawab atas segala klaim kerugian atau kerusakan yang dialami peserta untuk kerusakan harta benda yang terjadi sebelum, selama dan setelah penyelenggaraan Jelajah Sepeda Flores, baik yang diakibatkan oleh kelalaian peserta lain atau musibah yang mungkin terjadi.

Kecelakaan dan Kematian

  1. Peserta Jelajah Sepeda Flores akan dilindungi oleh asuransi sebesar nilai pertanggungannya. Segala hal yang tidak tercakup dalam perlindungan asuransi tersebut menjadi tanggungjawab peserta sendiri.
  2. Peserta Jelajah Sepeda Flores yang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kematian, baik yang diakibatkan oleh kelalaian peserta, atau musibah yang mungkin terjadi selama jelajah berlangsung, bukan tanggung jawab penyelenggara Jelajah Sepeda Flores.

Dokumentasi

    Segala dokumentasi, baik foto maupun rekaman video yang dilakukan penyelenggara Jelajah Sepeda Flores terhadap seluruh peserta selama persiapan maupun jelajah berlangsung bisa digunakan oleh penyelenggara Jelajah Sepeda Flores, tanpa kewajiban membayar kompensasi, untuk kebutuhan publikasi seluruh media maupun kebutuhan promosi dan pemasaran program.

Sponsor Utama

Go top